Indigo Conflict atau Konflik Indigo adalah peristiwa yang terjadi pada awal September 2003, dan masih berlangsung hingga sekarang. Peristiwa ini kembali melibatkan perang antara penyihir dengan manusia, ditambah dengan musuh baru: Manusia Indigo. Hingga sekarang, masih belum pasti motif dan dalang utama dari peristiwa tersebut.
Pendahuluan
Bagaimana cara seorang manusia membunuh penyihir dan familiar?
Pada literatur zaman dahulu, semua penyihir dan familiar dianggap sebagai pemuja setan dan tidak memiliki agama. Sehingga air suci dan bacaan kitab suci sudah cukup melemahkan hingga membunuh penyihir tersebut. Namun seiring perkembangan zaman, mulai bermunculan penyihir yang juga memiliki agama. Baik hanya untuk penyamaran hingga benar-benar serius menganut meski tidak religius. Hal ini menjadi keuntungan bagi penyihir itu sendiri, yang kini bisa 30% imun terhadap air suci dan bacaan kitab suci. Mereka masih bisa mempertahankan diri ketika diserang manusia biasa, dan secepatnya melarikan diri untuk menyembuhkan kekuatannya. Imunitas terhadap bacaan kitab suci juga semakin menguat apabila seorang penyihir lahir dari orangtua manusia biasa yang religius. Baik hanya satu atau kedua orangtua. Contohnya adalah Ilgizar Dudkin (Islam) dan Vladislav Kotlyar (Katolik Roman). Hal ini menjadi problem untuk manusia yang membenci penyihir dikarenakan belum ada lagi cara terkini untuk membunuh mereka.
Pembunuhan Pertama
Tetapi pada September tahun 2003 ditemukan kasus terbaru. Penyihir untuk pertamakalinya dibunuh oleh manusia di masa modern. Nikolay Ivanov, seorang Penyihir Laut yang terkenal sebagai penjaga perbatasan laut di masa Uni Soviet hingga Rusia, dibunuh oleh manusia dengan cara ditusuk lehernya dengan kayu pohon birch berbentuk pisau. Seluruh penyihir di Eropa Timur pun bertanya-tanya. Bagaimana bisa seorang manusia mengetahui kelemahan utama Penyihir Laut yakni insangnya terkena kayu dari pohon birch? Sihir air cenderung lemah ketika dihadapkan oleh elemen tanah?
Seiring waktu berjalan, muncul kasus-kasus baru pembunuhan penyihir oleh manusia. Tidak hanya di Rusia tetapi juga di negara Eropa Timur lainnya. Rata-rata penyihir sudah ditemukan dalam keadaan membusuk, atau lebih mengerikan, dalam bentuk abu. Dunia penyihir Eropa Timur mulai panik dan lebih serius menangani kasus ini.
Manusia Indigo
Lalu diketahui bila manusia tersebut bukanlah manusia biasa, melainkan manusia yang memiliki kemampuan indigo. Manusia Indigo adalah manusia yang memiliki potensi ilmu sihir tetapi tidak dapat berkembang menjadi elemen tertentu saat dewasa. Mereka hanya memiliki sedikit kekuatan supernatural dibanding penyihir asli.
Penyebabnya ada dua:
- Orangtua dari anak tersebut menekan keras agar kekuatannya tidak muncul,
- Orangtua tersebut mengeksploitasi anak tersebut demi uang/ketenaran hingga kekuatannya habis sebelum menginjak dewasa dan memiliki elemennya sendiri.
Hal ini sering terjadi pada calon penyihir yang lahir dari dua manusia. Sementara itu penyihir dewasa tidak dapat melarang maupun mengeksploitasi kekuatan anak mereka. Karena sang anak bisa berakhir diambil oleh Komisi Perlindungan Penyihir dan diasuh oleh panti asuhan hingga sang anak menjadi penyihir dewasa. Penyihir yang ketahuan melakukan dua hal tersebut bisa dijatuhi hukuman penghilangan kekuatan sihir.
Manusia-manusia indigo inilah yang akhirnya tahu setiap kelemahan penyihir elemen, lalu mengembangkan senjata yang tepat dalam membunuh penyihir. Ironisnya, manusia indigo adalah jenis familiar yang paling banyak digunakan oleh penyihir pada masa awal pemerintahan Gorbachev. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa seluruh manusia indigo yang berstatus sebagai familiar penyihir telah lama merencanakan hal tersebut.
Upaya Penelitian Manusia Indigo
Keberadaan manusia indigo ini begitu ditakuti oleh para penyihir sehingga Angkatan Sihir mulai melakukan pencegahan. Berdasarkan catatan dari setiap pangkalan militer, cara-cara pencegahan yang telah dilakukan selama tahun 2003-2004 adalah sebagai berikut:
- Untuk penyihir Angin dan Badai: selalu menempatkan satu-dua replika untuk menyamarkan diri sejak awal
- Untuk penyihir Api, Lava dan Petir: sebisa mungkin menggunakan teleportasi bila bepergian
- Untuk penyihir Air, Laut, Hujan dan Es: selalu menggunakan mantra pelindung
- Untuk penyihir Tanah, Pasir, Alam dan Metal: selalu menggunakan transportasi bawah tanah
Tetapi pencegahan tersebut masih belum cukup untuk sepenuhnya mengatasi pembunuhan penyihir oleh manusia. Bisa dikatakan kemungkinan seorang penyihir untuk dibunuh manusia adalah 70%. Angkatan Sihir pun dibuat pusing oleh hal ini, sampai menurunkan personil khusus untuk melacak dan menginterogasi manusia-manusia indigo yang ada. Kasus ini juga membuat Angkatan Sihir di seluruh Eropa Timur memutuskan untuk tidak ikut berpartisipasi dalam peristiwa-peristiya yang terjadi pada manusia. Ini dilakukan untuk mencegah para penyihir terjebak dalam perangkap manusia. Tentara Penyihir pun difokuskan untuk mengatasi permasalahan dalam negeri, dan hanya sebagian kecil dari mereka yang masih menjaga perbatasan negara.
Kemudian pada tahun 2006 diketahui bila manusia dengan mudah mendeteksi penyihir hanya dari mata mereka. Dari mata manusia indigo, penyihir selalu menampakkan mata sihir mereka. Tidak peduli penyihir tersebut sudah menyamarkan mata mereka sedemikian rupa. Manusia pun dengan mudah melacak dan tinggal merencanakan kapan dilakukannya "pembasmian".
Setahun kemudian Angkatan Sihir juga baru menemukan apabila manusia indigo memiliki empat senjata utama. Keempat senjata tersebut ampuh untuk membunuh para penyihir elemen, baik elemen utama hingga elemen turunan.
- Senjata tajam terbuat dari pohon birch untuk Penyihir Air, Laut dan Hujan
- Api dari minyak jelantah untuk Penyihir Es, Tanah dan Alam
- Senjata tajam terbuat dari kaca borosilicate (kaca yang biasa digunakan untuk lab kimia) untuk Penyihir Api, Lava, Metal dan Petir
- Air dengan kandungan asam tinggi untuk Penyihir Pasir, Angin dan Badai
Sebagian penyihir dengan aliansi Buruk memutuskan untuk mulai memburu manusia indigo yang dimungkinkan mengancam keselamatan penyihir. Mereka pun mengembangkan teknik untuk mengetahui apabila manusia tersebut indigo atau tidak, serta pantas dibunuh/tidak. Cara ini cukup ampuh dalam mengurangi populasi manusia indigo, tetapi masih belum cukup untuk mengurangi manusia-manusia biasa yang mempengaruhi manusia indigo untuk membantu membunuh penyihir.
Pengurangan Populasi Manusia Indigo
Penyihir dengan aliansi Netral mulai mendata seluruh manusia yang memiliki indigo, maupun manusia yang mengklaim memiliki profesi sebagai dukun/paranormal. Ini untuk membantu agar para penyihir bisa waspada apabila ada manusia indigo di dekat mereka. Lalu mereka juga bekerjasama dengan manusia indigo yang baik dan terpercaya sebagai mata-mata. Walaupun begitu, manusia indigo terpercaya tersebut juga diam-diam dimata-matai oleh penyihir, memastikan agar tidak dikhianati.
Penyihir dengan aliansi Baik memberikan solusi terakhir berupa memaksimalkan kekuatan Penyihir Angin dan Badai dalam menyamarkan keberadaan seluruh penyihir. Dibuat banyak replika untuk membuat bingung manusia indigo. Selain itu mereka mulai menyusup ke lingkungan sekolah dan universitas untuk mengawasi dan menjinakkan kekuatan dari anak-anak indigo. Anak-anak indigo sengaja disuguhi penampakan paranormal sejak dini agar mereka percaya bila tidak ada lagi penyihir melainkan arwah penasaran.
Dengan mengurangi manusia indigo dewasa dan mengedukasi anak-anak indigo, pada tahun 2010 jumlah penyihir yang terbunuh oleh manusia bisa berkurang banyak. Hingga hanya 20% saja terbunuh, dan itupun terjadi di lingkup keluarga sendiri. Angkatan Sihir di seluruh Eropa Timur bisa bernafas lega dan kembali fokus pada urusan militer negara masing-masing.
Yang masih menjadi problem adalah menangani manusia biasa yang mempengaruhi manusia indigo untuk "membasmi kejahatan". Manusia biasa lebih sulit dideteksi disebabkan tidak memiliki kekuatan supernatural khusus. Sekalipun manusia tersebut adalah ahli hipnotis hingga pesulap. Hingga masa sekarang ini penyihir masih lebih fokus mengedukasi anak-anak indigo untuk menjinakkan kekuatan mereka.
Familiar memiliki nasib yang lebih beruntung dari penyihir. Dikarenakan keahlian persembunyian mereka lebih tinggi daripada penyihir, dan mereka cenderung imun terhadap senjata untuk semua elemen. Tetapi seluruh familiar memiliki kelemahan yang sama: air mata manusia. Sejauh ini familiar hanya mengalami luka ringan karena serangan manusia, dan belum ditanggapi oleh penyihir. Barulah pada tahun 20xx, kasus pembunuhan familiar ditanggapi serius oleh penyihir setelah Valery Gubtsov terbunuh oleh air mata seorang anak indigo.
